Blog ini merupakan sebuah catatan kecil dari seorang Dhanie tentang apa aja yang saat ini lagi pengen ditulis baik itu tentang kehidupan, teknik sipil, tips & triks, Tutorial, dan sebagainya. Selamat membaca and Say no to Drug!.

Tampilkan postingan dengan label Teknik Sipil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Sipil. Tampilkan semua postingan

19 Agustus 2008

Permodelan Struktur dalam Program SAP2000

Bagi kita yang berkecimpung dibidang teknik terutama teknik sipil pastilah tak asing dengan yang namanya program SAP2000 yang saat ini sudah rilis sampai versi 11.

SAP2000 itu sendiri merupakan program komputer keluaran CSI (Computer and Structures Inc) yang bisa digunakan untuk Analisis dan Desain Struktur, Baik itu untuk Material baja maupun beton.


Permodelan struktur sangatlah penting dilakukan sebelum digunakan untuk analisis dan desain suatu struktur.

Namun, sebelumnya kita juga harus mengerti tentang jenis-jenis struktur seperti :
1.struktur rangka batang bidang (2d) yakni plane truss
2.struktur rangka batang ruang (3d) yakni space truss
3.struktur rangka kaku bidang atau sering juga disebut portal bidang (2d) yakni plane frame
4.struktur rangka kaku ruang (3d) atau sering disebut portal ruang yakni space frame.

(plane = bidang artinya cuma 2 dimensi misalnya x dan y)
(space = ruang artinya 3 dimensi misalnya x,y dan z).

Rangka bidang dan rangka ruang adalah struktur yang elemen-elemen penyusunnya hanya menerima gaya-gaya aksial saja (tekan atau tarik) dengan kondisi sambungan antar elemen batang struktur adalah sendi (tidak bisa memikul momen). sedangkan untuk portal bidang atau ruang, elemen-elemen struktur memiliki sambungan yang kaku yang dapat memikul gaya lentur (momen).

Di dalam perencanaan seharusnya kita menentukan pilihan terlebih dahulu jenis struktur mana yang akan kita pakai sehingga kita bisa menentukan model struktur apa yang akan kita pilih jika menggunakan bantuan program SAP2000, karena pada pemilihan tersebut akan menentukan gaya-gaya dalam yang terjadi pada elemen struktur yang kita hitung. di mana jika rangka batang, faktor inersia diabaikan sedangkan jika rangka ruang, faktor inersianya diperhitungkan.

Dan juga tak kalah pentingnya, jangan lupa dukungan yang seperti apa yang nanti kita gunakan.

1.Jepit : mampu menahan Gaya Vertikal, Horizontal dan Momen
2.Sendi : Mampu menahan gaya Vertikal dan Horizontal
3.Roll : Hanya mampu menahan Gaya Vertikal

Nah.. Tentang pemodelan 2D atau 3d dalam program SAP2000 itu sendiri umumnya tergantung case-per-case, bisa geometri, kondisi tumpuan juga strategi pelaksanaannya. Jadi setiap kasus bisa berbeda. Pada prinsipnya, jika dapat dimodelkan dengan cara yang paling sederhana tetapi memberikan hasil yang tidak terlalu banyak bedanya dengan yang rumit maka itu lah pemodelan yang terbaik. agar mengurangi kemungkinan kesalahan karena ketidak telitian.

Sebagai catatan : pemodelan 3D untuk baja maupun beton nggak ada permasalahan khusus, tetapi pelaksanaan di baja rasanya nggak gampang agar perilakunya adalah 3D beneran.
Semoga Bermanfaat..

Contoh Permodelan Struktur kuda-kuda Truss Rangka Baja 2D dalam Program SAP2000

Readmore »»

26 April 2008

Gambar Denah dengan AutoCAD 2D

Contoh Gambar Denah dengan AutoCAD 2D buatan ku. (Hasil latihan) :)





Menarik bukan?? :)

Readmore »»

17 April 2008

Kenapa Menggunakan Rangka Atap baja?

Pernahkah Anda bayangkan betapa dahsyatnya akibat dari serangan rayap di rumah Anda? Lemari pakaian jadi hancur dan seluruh pakaian beraroma lembab. Atau lemari makan yang bolong bagian belakangnya dan serbuk kayu bercampur tanah bertebaran yang menimbulkan rasa jijik.

Lebih parah lagi kalau pasukan rayap itu menyerang rangka atap rumah kita yang mengusung beban genteng keramik yang demikian berat.

Bayangkan jika ratusan keping genteng tersebut ambruk ke bawah menimpa seisi rumah hanya karena ulah pasukan rayap yang imut-imut berwarna putih.

Beberapa alasan menggunakan rangka atap baja, antara lain :

Ringan

Kini ada solusi untuk mengatasi masalah rayap tersebut, yakni rangka atap baja ringan (light steel frame). Sesuai namanya, material untuk rangka atap ini memang terbuat dari bahan dasar baja dengan campuran zinc dan aluminium (zinc-alum). Material ini sudah diproduksi secara massal di Indonesia setidaknya oleh tiga perusahaan/industri, yang antara lain adalah lisensi dari perusahaan/industri berbasis di Australia.

Rangka baja ini terdiri dari lempengan-lempengan panjang (profil) yang bervariasi bentuk dan ukurannya sesuai fungsi masing-masing dalam struktur rangka atap.

Untuk kuda-kuda atau rangka utama dan gording, profil baja ringan ini biasanya berbentuk “I” atau “U” terbalik dan memiliki ukuran yang lebih besar. Sedangkan reng ialah pengikat kuda-kuda dan gording yang posisinya melintang di atas kuda-kuda dan gording, serta mengikat kuda-kuda dan gording tersebut hingga membentuk suatu kerangka yang kokoh. Lempengan reng adalah profil yang paling kecil bentuk dan ukurannya. Fungsinya sebagai penahan genteng atau jenis atap lainnya dan sebagai pengatur jarak setiap baris genteng agar lebih rapi dan lebih “mencengkeram”.

Kelebihan dari material atap ini ialah bobot beratnya yang demikian kecil dibandingkan dengan material rangka atap lainnya. Dengan daya tahan terhadap tekanan dan tarikan yang lebih unggul daripada material rangka kayu serta bobot materialnya sendiri yang demikian ringan, rangka atap baja ringan mungkin menjadi pilihan utama para developer dan pemilik rumah di kemudian hari.

Terbukti beberapa developer di luar Pulau Jawa memakai baja ringan ini sebagai perangkat atap, semisal Perumahan Puri Mutiara dan Bukit Baruga di Makassar. Juga beberapa rumah mewah tertentu.

Pabrikasi

Dengan sistem pabrikasi (perakitan) yang begitu efisien dan praktis, rangka atap baja ringan dapat memenuhi tuntutan akan efisiensi waktu dalam penyelesaian suatu gedung.

Pabrikasi dalam konteks ini ialah suatu sistem perakitan bukan di lokasi/titik terpasang perangkat terkait sehingga memungkinkan akurasi yang sangat tepat akan berbagai ukuran yang ada pada gambar kerja.

Rangka atap baja ringan (dalam kasus ini) diset sesuai spesifikasi yang tertuang dalam gambar detail mengikuti bentuk dan ukuran yang terinci. Dalam bentuk yang hampir atau telah utuh setelah diikat dan disatukan oleh jepitan sekrup atau sejenisnya, material rangka atap dinaikkan pada posisinya di atas pasangan dinding bata atau balok beton. Setelah berada pada dudukan yang tepat, lalu dilakukan “pengikatan” mengikuti prosedur teknis selanjutnya.

Dengan sistem pabrikasi ini, rangka atap baja ringan dapat dikerjakan terlebih dahulu atau bersamaan dengan dimulainya pekerjaan awal pembangunan suatu gedung, misalnya, saat dilakukan galian fondasi atau pelaksanaan tiang pancang. Dan, ketika pemasangan dinding bata telah mencapai level tertentu yang diinginkan, rangka atap baja ringan siap ditempatkan pada posisinya.

Kekurangan

Namun, sistem pabrikasi yang efisien dan praktis tidak berarti lepas dari berbagai kendala atau kekurangan. Meskipun perakitan telah mencapai kesempurnaan dan presisi yang tinggi, problem lain telah menanti.

Masalah yang paling umum ialah tidak adanya presisi pada garis level pasangan dinding bata atau balok beton yang menjadi tempat dudukan kuda-kuda rangka atap baja ringan tersebut. Dengan demikian, diperlukan revisi berupa penambalan, pengganjalan, ataupun pembobolan dan pemangkasan di bagian-bagian yang tidak level.

Pada kasus lain, sering dijumpai pemuntiran pada bagian rangka atau profil baja tertentu akibat kecerobohan pemasangan. Dan, yang sangat fatal adalah kelalaian dalam peletakan posisi profil baja yang berfungsi sebagai reng. Hal itu mengakibatkan kurang rapinya pemasangan genteng pada tahap selanjutnya.

Selain itu, masalah biaya menjadi kekurangan yang lain. Mahalnya harga pemasangan rangka atap baja ringan ini yang berlipat kali dibandingkan dengan rangka atap dari material kayu membuat golongan menengah-bawah belum dapat menikmati kenyamanan temuan arsitektur yang inovatif ini.

Namun, di sisi lain, patut juga dihitung nilai keuntungan dari penggunaan material baja ringan ini ketimbang material kayu yang sering diganggu rayap sehingga memerlukan perawatan dan bahkan penggantian menyeluruh pada jangka waktu tertentu.

Harus cermat

Tidak pelak lagi, pengerjaan rangka atap baja ringan ini dituntut konsentrasi dan kecermatan tinggi. Pelaksanaan dengan intensitas yang begitu tinggi (misalnya pada perumahan dengan jumlah unit yang sangat banyak) dan apalagi dituntut deadline waktu senantiasa menimbulkan berbagai kesalahan di lapangan.

Keterburu-buruan merupakan awal dari keserampangan pelaksanaan pekerjaan. Padahal, untuk pekerjaan rangka atap yang sifatnya struktural, diperlukan ketelitian dan kehati-hatian.

Diperlukan pengawasan yang ekstra ketat pada saat pemasangan rangka atap tersebut. Maka, hendaknya dihindarkan penyerahan kepercayaan sepenuhnya kepada tukang atau mandor bangunan saja.

Kenyataan di lapangan menunjukkan demikian banyak kecerobohan dan ketidaktelitian pengerjaan rangka atap baja ringan ini di berbagai lokasi perumahan, juga di Jawa.

Beberapa saran

Ada beberapa saran yang hendaknya dipertimbangkan sebelum memakai material baja ringan produksi suatu pabrik/industri tertentu sebagai rangka atap.

Masing-masing produsen memproduksi material baja ringan ini dengan profil yang berbeda bentuk atau cetakannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih material baja ringan yang kuat berdasarkan perhitungan struktur bentuk profilnya.

Sebaiknya dihindarkan jatuhan adukan semen pada profil saat melakukan plesteran dinding atau ketika pemasangan nok genteng. Adukan semen yang jatuh, selain mengganggu kebersihan dan kerapian perangkat kuda-kuda, memiliki daya lekat yang sangat kuat dan dapat, yang mengakibatkan kerusakan pada lapisan coating material baja tersebut.

Lapisan atau coating berfungsi sebagai pelindung material baja ringan dari proses korosi atau karat. Dengan lapisan tersebut, daya tahan material baja ringan terhadap karat menjadi empat kali lipat daripada baja biasa.

Karena itu, sangat penting untuk tidak melakukan goresan apa pun terhadap lempengan (profil) rangka atap baja ringan. Proses karat biasanya akan muncul pada lubang-lubang bekas bor untuk pemasangan sekrup lantaran di bagian ini lapisan coating telah terkelupas.

Tetapi, kita tak perlu cemas benar. Setiap produsen material baja ringan ini menyediakan garansi bagi produk mereka. Pilihan garansi bervariasi antara 5 hingga 25 tahun. Sangat meyakinkan dan cukup menciptakan rasa tenang di hati kan?

Readmore »»

11 Februari 2008

Menggambar AutoCAD 2D


AutoCAD adalah sebuah program aplikasi (software) yang digunakan untuk menggambar dan mendesain gambar khususnya untuk kita yang bergerak di bidang teknik sipil.

Kemudahan membuat gambar dengan cepat dan akurat serta bisa digunakan untuk memodifikasi gambar dengan cepat itu pulalah yang menjadi keunggulan dari AutoCAD itu sendiri, namun terkadang kita sering merasa kesulitan menggambar dengan AutoCAD, salahsatunya karena kita kurang menguasai teknik menggambar gambar-gambar teknik.


Bagi kita yang baru memulai belajar menggunakan AutoCad, rasanya perlu banyak latihan agar kita bisa lebih memahami penggunaan tool secara tepat dan gak perlu dulu lah terlalu banyak menggali tool-tool yang ada pada program tersebut yang pastinya akan membuat kita bingung sendiri. Dan bagi mereka yang sudah mahir menggunakan AutoCad, bolehlah untuk berbagi ide dan pengetahuannya disini mengenai cara menggambar yang lebih baik.

Seperti diketahui, di Autocad itu sendiri kita bisa membuat gambar dalam bentuk 2 dimensi (2D) maupun 3 dimensi (3D). Menggambar 2D sedikit berbeda dengan menggambar 3D, karena ada tool-tool tambahan yang digunakan.

Menggambar autocad khususnya untuk 2D juga sangat penting, terutama untuk kelengkapan gambar kerja seperti gambar denah, tampak dan potongan. Untuk itu kita perlu mengenal perintah-perintah yang sering dipergunakan Untuk menggambar 2D.

Perintah-perintah yang perlu diketahui untuk menggambar 2D antara lain :

1. Pembuatan garis. baik itu garis lurus, garis bantu dan polyline
2. Memindahkan Object (Move)
3. Manghapus Object (Erase)
4. Memutar Object (Rotate)
5. Menyalin Object (Copy)
6. Perintah Mirror
7. Perintah Offset
8. Perintah Circle
9. Perintah Trim
10. Perintah Extend
11. Perintah Multiline text
12. Perintah CTRL+SHIFT+C dan CTRL+V untuk meng copy-paste

Karena ini tulisan pertama saya di blog ini, maka untuk informasi tambahan lainnya akan saya tampilkan di kesempatan lainnya.

Selamat membaca.

Readmore »»